Suatu rantai katalitik terbuka hanya mendukung aliran satu arah pengaruh katalitik: jika A mengkatalisis B dan B mengkatalisis C, informasi dapat menyebar ke depan tetapi tidak pernah umpan balik. Dalam organisasi konstan, rantai semacam itu tidak memiliki keadaan penarik interior — titik tetapnya bermigrasi ke sudut-sudut simpleks konsentrasi, sehingga anggota terakhir akhirnya mendominasi. Sistem melakukan sekali-untuk-selamanya seleksi alih-alih mempertahankan fungsi bersama yang kooperatif.
Penutupan cincin: dari kaskade ke hiperSiklik
Penutupan cincin menambahkan satu sisi umpan balik yang hilang — sisi dari anggota terminal kembali ke anggota awal. Menutup rantai A → B → C menyediakan kaitan katalitik C → A dan menghasilkan siklus A → B → C → A. Setiap spesies kini berada secara bersamaan di hulu dan hilir spesies lain, dan topologinya bukan lagi garis terarah melainkan hiperSiklik: susunan katalitik siklik yang anggotanya terkoppeling secara kooperatif dan karena itu dapat mengintegrasikan informasi alih-alih hanya meneruskannya. Rantai terbuka tetap menjadi kaskade linier; cincin tertutup menjadi hiperSiklik.
Fungsi pertumbuhan pada cincin
Dalam hiperSiklik sederhana beranggota n, pertumbuhan spesies i dikatalisis oleh spesies i − 1 dengan indeks diambil modulo n, sehingga spesies pertama dikatalisis oleh yang terakhir dan lingkarannya tertutup. Suku pertumbuhan yang dihasilkan bersifat non-linier dan orde kedua, berbentuk xixi−1. Dalam organisasi konstan, suku-suku ini diimbangi oleh suku pengenceran/flukS Φ yang menjaga konsentrasi total tetap, sehingga konsentrasi relatif berkembang pada simpleks.
Secara formal, fungsi pertumbuhan hiperSiklik dikodekan oleh matriks eksponen P: baris i mencatat konsentrasi mana yang muncul dalam fungsi pertumbuhan spesies i dan dengan pangkat berapa. Penutupan cincin persisnya adalah entri siklik P1,n = 1 (anggota wrap-around dari blok siklik i, i − 1), dan entri inilah yang membedakan hiperSiklik dari jaringan katalitik terbuka atau bercabang. Fungsi pertumbuhan hiperSiklik memenuhi kondisi homogenitas Σk pik = p dan diklasifikasikan berdasarkan eksponen tersebut menjadi elementer
Karena lingkarannya tertutup, perilaku kualitatif sistem menjadi kooperatif dan mengintegrasikan informasi alih-alih menjadi kumpulan unit yang terseleksi secara independen: cincin yang terkoppeling dapat mempertahankan pertumbuhan gelombang yang koheren dari semua anggotanya alih-alih mendorong satu sudut simpleks menuju dominasi.
