Sapiens: Dari Hewan Menjadi Dewa
Kursus ini menggunakan "Sapiens: Riwayat Singkat Umat Manusia" sebagai acuan, dan disusun berdasarkan empat bagian besar, yaitu Revolusi Kognitif, Revolusi Agraria, Penyatuan Umat Manusia, dan Revolusi Ilmiah. Kursus ini mengulas isu-isu kunci seperti evolusi Homo sapiens, kekaisaran, uang, agama, kapitalisme, dan revolusi teknologi untuk membantu para pembelajar membangun wawasan sejarah yang makro.
Gambaran Umum Kursus
Ringkasan Konten
Kursus ini menggunakan Sapiens: Riwayat Singkat Umat Manusia sebagai kerangka, dan disusun berdasarkan empat bagian besar: Revolusi Kognitif, Revolusi Pertanian, Penyatuan Umat Manusia, dan Revolusi Ilmiah. Kursus ini membahas isu-isu kunci seperti evolusi Homo sapiens, kekaisaran, uang, agama, kapitalisme, dan revolusi teknologi untuk membantu pembelajar membangun perspektif sejarah yang makro.
Dari Revolusi Kognitif hingga Revolusi Ilmiah, memahami bagaimana Homo sapiens menjadi penguasa Bumi.
Penulis: Yuval Noah Harari
Ucapan Terima Kasih: Konten kursus ini disusun berdasarkan Sapiens: Riwayat Singkat Umat Manusia karya Yuval Noah Harari serta terjemahan Mandarin oleh Lin Junhong. Kami menyampaikan terima kasih kepada penulis, penerjemah, dan penerbit.
Tujuan Pembelajaran
- Menyusun kerangka waktu dari Big Bang hingga Revolusi Kognitif, Revolusi Pertanian, dan Revolusi Ilmiah, serta memahami posisi sejarah Homo sapiens dalam skala evolusi yang lebih besar.
- Membedakan spesies, genus, famili, dan klasifikasi biologis lainnya, menjelaskan posisi Homo sapiens dalam genus Homo serta spesies manusia lain yang pernah hidup berdampingan.
- Menjelaskan biaya dan manfaat evolusioner dari pertumbuhan volume otak, berjalan tegak, kelahiran prematur, dan kerja sama sosial.
- Menganalisis bagaimana api dan memasak mengubah pencernaan, alokasi energi, struktur tubuh manusia, serta dampaknya terhadap lingkungan.
- Menjelaskan rentang waktu Revolusi Kognitif, kemungkinan penyebab mutasi genetik, dan mengapa revolusi ini menjadi titik balik sejarah Homo sapiens.
- Membedakan komunikasi hewan dengan bahasa Homo sapiens, serta menjelaskan mengapa 'membicarakan hal-hal fiktif' merupakan fungsi paling unik dari bahasa Homo sapiens.
- Menganalisis teori gosip, ambang batas kerja sama 150 orang, dan bagaimana cerita fiktif memperluas skala kerja sama sosial.
- Menggunakan contoh Peugeot dan perusahaan terbatas untuk menjelaskan bagaimana realitas imajiner, fiksi hukum, dan konstruksi sosial beroperasi.
- Memahami bagaimana psikologi evolusioner menjelaskan preferensi diet tinggi kalori manusia modern sebagai sisa karakteristik pemburu-pengumpul.
- Merangkum karakteristik utama masyarakat pemburu-pengumpul dalam hal diet, kesehatan, jam kerja, tempat tinggal, serta pengetahuan dan keterampilan.
- Membandingkan berbagai teori tentang struktur masyarakat purba (komune purba dan keluarga inti monogami) serta kecenderungan kekerasan.
- Menjelaskan klaim inti kepercayaan animisme, dan menjelaskan bagaimana bukti arkeologis seperti makam Sungir mengungkap norma sosial-politik.